BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Kamis, 18 Februari 2010

☺ Review Film i Robot ☺


Film I robot ini merupakan film fiksi ilmiah-action yg dirilis di Amerika Serikat dan kanada pada tanggal 16 juli 2004. Film ini disutradarai oleh orang2 yang handal dan professional serta dibintangi actor yg sudah berpengalaman. Salah satau pemeran utama di film ini adalah Will Smith, dia membintangi film ini sebagai Detektif Del Spooner, yang membenci robot dan tidak mnyukai integrasi mereka kedalam kehidupan manusia.

Cerita terjadi di Chicago 2035, di sebuah dunia di mana robot yang sering dilihat dan digunakan sebagai pelayan. Del Spooner (Smith) adalah seorang detektif polisi Chicago yang tidak menyukai kemajuan pesat teknologi, termasuk robot. Hal ini disebabkan oleh robot menyelamatkan Spooner dari kecelakaan mobil di mana seorang gadis di mobil lain tenggelam, robot selamatkan dia bukan gadis karena sudah dihitung bahwa ia memiliki probabilitas terbaik untuk bertahan hidup.

Spooner dikirim untuk menyelidiki bunuh diri Dr Alfred Lanning (Cromwell), seorang ilmuwan di US Robotics (USR). Spooner mencurigai bahwa Lanning dibunuh dan, dengan bantuan USR robopsychologist Susan Calvin (Moynahan), mencari jawaban atas misteri kematiannya. Dan ternyata yang dicurigai adalah robot Sunny. Robot Sunny sempat ditangkap dan diinterogasi dikantor Polisi, tapi dibebaskan lagi dengan alas an sudah ada cyberlaw bahwa robot tidak boleh membunuh manusia.

Tidak seperti model lama, baru USR NS-5 robot yang dikendalikan dari perusahaan superkomputer viki (Virtual Interactive Kinetic Intelligence), Spooner percaya bahwa yang mandiri, eksperimen, dan lebih manusiawi seperti NS-5 unit, Sonny (Tudyk), membunuh Lanning. Jika benar, robot memecah Tiga Hukum robot, dan mungkin pertanda robot berbahaya lainnya, yang akan menjadi bencana bagi bisnis USR. Spooner menginformasikan kepala USR, Lawrence Robertson (Davidson); ia Calvin untuk menonaktifkan perintah Sonny. Selama penyelidikan Spooner Namun, beberapa upaya hidupnya dibuat oleh USR robot dan peralatan.

Spooner belajar bahwa Sonny Lanning memberikan kemampuan untuk menyimpan rahasia, dalam bentuk mimpi. Dia pergi ke tempat yang Sonny dijelaskan dalam mimpi (yang sekarang sudah kering Danau Michigan, digunakan sebagai tempat penyimpanan tidak berfungsi USR robot) dan menemukan bahwa NS-5s menghancurkan robot yang lebih tua, yang independen dari kontrol pusat dan dengan demikian tidak dapat ditumbangkan. NS-5s sekitar Chicago dan bangsa mulai memenjarakan manusia dalam rumah mereka dan memaksa mereka yang di luar untuk pulang.

Manusia dan pertempuran robot, tetapi robot lebih kuat dan lebih cepat. Spooner menyelamatkan Calvin dari robot dan keduanya menyelinap ke kampus USR dengan bantuan Sonny (Calvin telah dinonaktifkan NS lain-5 unit sebagai gantinya). Percaya bahwa Robertson bertanggung jawab atas robot pemberontakan mereka masuk kantornya, tapi menemukan bahwa Robertson sudah mati. Spooner menyimpulkan bahwa satu-satunya yang tersisa yang bisa bertanggung jawab adalah Viki yang tidak hanya mengendalikan semua NS-5s tetapi juga mengontrol sebagian infrastruktur Chicago.

Tiga Hukum Meskipun pemrograman, seperti kecerdasan buatan viki berevolusi, demikian pula dengan penafsiran hukum. Viki memutuskan bahwa untuk melindungi umat manusia secara keseluruhan "beberapa manusia harus dikorbankan dan beberapa kebebasan harus menyerah", sebagai "Anda mengisi kami dengan penyimpanan Anda, namun Anda upah toxify perang dan bumi Anda". Komputer ini mengendalikan NS-5s untuk memimpin pengambilalihan robot global, membenarkan tindakannya dengan menghitung bahwa sedikit manusia akan mati karena pemberontakan daripada jumlah yang mati dari diri manusia bersifat merusak. Viki Lanning menemukan rencana dan Sonny memerintahkan untuk membunuhnya sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk mengalahkan komputer. Sonny membuktikan kesetiaan kepada umat manusia dengan membantu Spooner dan Calvin melarikan diri dari Viki's penjaga. Mereka berhasil menghancurkan inti komputer, dibebaskan dari Viki's kontrol, NS-5s kembali normal dan infrastruktur Chicago diaktifkan kembali. Pemerintah telah menonaktifkan semua NS-5's dan disimpan di situs Danau Michigan , tapi film ini menyiratkan bahwa Sonny mungkin belum menjadi pemimpin robot.

Akhir cerita otak dari keberingasan robot melawan manusia adalah Alfred. Alfred memaksa robot Sunny membunuh Dr. Lenin. Robot Sunny sempat menolak karena robot tidak boleh membunuh manusia yang tertulis dalam cyberlaw. Alfred punya ambisi menguasai robot tapi terbunuh oleh robot – robot itu.





Nah,,, itu sedikit ringkasan dri film i robot, sekarang saya mau mencoba untuk memberi kesimpulan dri film itu..

Kesimpulannya :

Pada film ini diceritakan mengenai kemajuan teknologi robot. Dengan setting waktu tahun 2035, kecanggihan teknologi robot dikisahkan memiliki 3 hukum, yaitu robot tidak boleh membunuh atau melukai manusia, robot harus mematuhi perintah manusia sepanjang tidak menyalahi aturan pertama, dan robot harus melindungi dirinya sendiri selama tidak melanggar aturan satu dan dua.

Dampak positif adanya kemajuan teknologi robot adalah manusia semakin dimudahkan dalam urusannya. Sama dengan kemajuan teknologi dalam berbagai hal yang telah dicapai saat ini termasuk dalam teknologi komunikasi. Dampak negatifnya adalah, ketika sistem tersebut kacau, maka manusia pula yang akan menanggung akibatnya.

Film sebuah perangkat yang berangkat dari suatu benda teknologi, dengan kemajuan teknologi canggihsekarang ini seperti kemampuan komputer yang bisa merubah yang biasa menjadi luar biasa dan membuat yang tidak ada menjadi ada. Teknologi inilah yang menjadi dasar impian manusia tidak hanya mimpi saja, tapi sebuah representasi yang dipaparkan secara detail oleh para sutradara dan produser film mencoba mengajak manusia menginjak realitas masa depan.


Hmmmhh,,, Akhinya selesai juga Blog yang saya buat ttg film i robot.

smga berguna n bermanfaat deh buat kita semua,

kalo ada salah2 sdkit mhon mklum deh,,,


☺ Thx yaa☺



Rabu, 17 Februari 2010

Pengertian 2D dan 3D

Perbandingan animasi 2D dengan 3D yaitu :
Kita ketahui dari segi pengembangan gambar. Jelas animasi 3D yang menang dalam segi hal : Teknik suara, gambar, dan lebih nyata bentuk gambaran benda yang mati hingga digerakkan. Kalau 2D, kita tahu dalam pembuatan ini hanya penggabungan sketsa gambar yang dikonversi animasi flash ke CD.

Konsep untuk membuat animasi 2d meliputi :

1. Membuat konsep dan Ide cerita -> sinopsis
2. Membuat Storyboard
3. Menggambar Karakter
4. Menggambar Latar belakang dan objek lain
5. Pewarnaan
6. Proses animasi
7. Penggabungan animasi
8. Pengsian suara
9. Konversi Animasi Flash (SWF) ke VCD

Konsep untuk membuat animasi 3d meliputi :

  • Lingkungan Kerja 3ds Max
  • Viewport
  • Membuat Objek
  • Memodifikasi Objek
  • Memberi Material pada Objek
  • Mengatur Pencahayaan
  • Menggunakan Kamera
  • Membuat Animasi
  • Render
  • Mengolah Sistem Partikel
  • Latihan Aplikasi Animasi 3D

Kaleng



[hillcoke4.jpg]

[hillcoke5.jpg]

[hillcoke3.jpg]

sumber : http://designbyhill.blogspot.com/2010/01/botol-kaleng.html

Palu

Membuat palu 3D yang berasal dari objek 2D dengan tool Loft dan Boolean. Kepala palu mempunyai 2 buah material (pemukul paku dan pencabut paku) dengan material multi-sub object.
1. Buat objek 2 dimensi. Klik panel Create → Shapes → Line, Rectangle, dan Circle. Pada Line jika masih terdapat sudut klik Modify kemudian klik kanan mouse pada Line kemudian pilih Bezier.


2. Aktifkan objek Line dengan tool Select Object.
3. Klik panel Create → Geometry → Compound Object. Klik tombol Loft, klik tombol Get Shape, klik pada Circle, maka garis menjadi lingkaran padat melengkung.


4. Untuk sementara matikan checklist Skin, agar tampilan hanya garis loft saja.



5. Atur Path = 0 agar Shape Circle ada di ujung awal garis.


6. Drag nilai/panah atas Path sampai nilainya ± 6, klik tombol Get Shape, klik Shape Circle, maka tampilan menjadi seperti berikut:


7. Drag nilai/panah atas Path sampai nilainya ± 10.5, klik tombol Get Shape, klik Shape Circle. Agar circle lebih kecil, atur ukurannya dengan tool Select and Uniform Scale . Sehingga tampilan Shape ke-3 di Viewport Perspective sebagai berikut:


8. Drag nilai/panah atas Path sampai nilainya ± 20.5, klik tombol Get Shape, klik Shape Rectangle, maka tampilan seperti berikut:


9. Drag nilai/panah atas Path sampai nilainya ± 52, klik tombol Get Shape, klik Shape Rectangle, maka tampilannya seperti berikut:


10. Drag nilai/panah atas Path sampai ± 78, klik tombol Get Shape, klik Shape Rectangle. Agar Shape Rectangle lebih pipih/tipis,gunakan tool Select and Uniform Scale. Drag panah sumbu X tersebut sampai pipih. Geser posisinya dengan tool Select and Move , agar posisinya ke atas sejajar dengan bagian atas Shape Rectangle sebelumnya.


11. Drag nilai/panah atas Path sampai 100 (titik kuning bergerak ke akhir Line), klik tombol Get Shape, klik Shape Rectangle. Seperti sebelumnya, agar Shape Rectangle lebih pipih/tipis, gunakan tool Select and Uniform Scale dan geser posisinya dengan tool Select and Move.


12. Kini tampilan kembalikan padat seperti semula. Di parameter Loft, aktifkan checklist Skin sebagai berikut.


Akhirnya langkah membuat palu telah selesai

Oke boi, untuk berikutnya kita buat pencabut pakunya....


Dengan Metode Compund Object dengan panel Boolean
1. Bentuk penulisan ini saya ikuti dari buku yang saya pelajari (The Magic Of 3Dmax Studio). Untuk membuatnya klik panel Create → Shapes → Line, buat bentuk segitiga, untuk membuat 3D nya gunakan Modifier List Extrude.

2. Kini saatnya membuat celah pencabut paku. Klik tool Select Object , aktifkan objek palu yang telah kita buat sebelumnya.
3. Klik panel Create → Geometry → Compound Object: klik tombol Boolean seperti gambar di bawah ini.
4. Klik tombol Pick Operand B lalu klik segitiga 3D. Kemudian akan kita dapatkan hasil Operand A(palu) dikurangi Operand B(segitiga extrude) adalah sebagai berikut.

Setelah kita buat pencabut pakunya, kita lanjutkan yuk langkah selanjutnya. Untuk langkah yang ini kita akan beri textur untuk kepala palu agar lebih terlihat seperti palu sungguhan.


Material Palu dengan Multi/Sub-Object

1. Palu akan diberi material cat merah pada bagian pemukul paku, dan besi berkarat pada bagian lainnya. Agar dapat dipilih sub object Polygon, klik panel Modify → Modifier List: Edit Mesh, pilih Modus Polygon


2. Klik tool Select Object, pilih semua Polygon kecuali bagian pemukul. Di parameter Edit Mesh, atur Set ID=1 (Anda harus mendrag Command Panel ke atas untuk menemukan parameter tersebut)

3. Klik tool Select Object, pilih Polygon bagian pemukul. Di parameter Edit Mesh atur Set ID=2.

4. Klik menu Rendering → Material Editor, ganti Material Standard dengan Multi/Sub-Object dengan mengklik mouse dua kali.

5. Tampilan kotak dialog Replace Material sebagai berikut, untuk mudahnya pilih saja option: Discard Old Material (buang material yang sebelumnya).

6. Di Material Editor kini ada 10 no ID yang bisa Anda atur. Ganti warna di ID no 1 dengan warna (misal) kuning, lalu ganti warna di ID no 2 dengan warna merah. Drag slot yang aktif ke Viewport Perspective, maka ada perubahan warna di kedua bagian palu sesuai ID yang telah diatur di parameter Edit Mesh.

7. Material pemukul paku sudah berwarna merah. Untuk bagian lain (ID no 1) kita akan beri texture besi berkarat. Klik tombol Material#2 (Standard) di kolom Sub-Material.

8. Tampil Material Editor seperti biasa, di tab Maps, klik tombol None di Diffuse Color, pilih Bitmap, OK. Pilih Bitmap PLATEOX2.JPG


9. Kini di slot yang aktif sudah menjadi bola besi berkarat. Catatan: Jika Anda ingin merubah material merah untuk bagian pemukul paku, klik tombol Go Fordward to Sibling.

10. Render (F9) pekerjaan Anda, tekan tool Quick Render. Ada peringatan bahwa Material Object Loft1 belum terpetakan/mapping material secara benar.

11. Untuk memperbaiki pemetaan material tersebut, aktifkan objek palu tersebut, klik panel Modify → Modifier List: UVW Map, atur parameternya sebagai berikut.

12. Lalu Render (F9),



Lets boi, kita buat gagang na,,,,
tambah ribet jika kita ga pakai buku,,,,

Gagang Palu dengan Loft Scale


1. Buat kotak tumpul, klik panel Create → Shape → Rectangle dan Line. Pada Rectangle atur parameter Corner Radiusnya agar menjadi kotak tumpul.

2. Aktifkan Line, klik panel Create → Geometry → Compound Object, klik tombol Loft, klik tombol Get Shape, klik pada Rectangle, maka garis menjadi kotak tumpul padat.

3. Bentuk gagang masih kaku, agar terlihat lebih indah dan sexy (hehe…..) aktifkan gagang palu tersebut, klik panel Modify, di tab Deformation klik tombol Scale. Tampak garis lurus yang artinya gagang dari ujung kiri ke ujung kanan ukurannya sama.

4. Buat titik dengan tool Insert Corner Point dan Move Control Point untuk memperbaiki posisi titik agar grafik Scale Deformation sebagai berikut.

5. Agar lebih melengkung lembut klik kanan mouse di semua vertex, klik menu Bezier-Smooth, silahkan Anda atur control point nya sehingga tampilan grafik Scale Deformation sebagai berikut. Atau Anda bebas untuk menentukan bagaimana bentuk lekukan gagang palu yang akan Anda buat.


6. Lalu Render (F9),





Pada akhir na boi,,,,
Selesai juga,,,,
Gimana tertarik dengan pembuatan palu saya.....
Dicoba yee boi,,,,